Rose In The England Palace
January 31, 2007 – 2:39 amSeptember 1997 dunia kehilangan salah seorang putri yang begitu dekat dengan rakyat kecil. Ribuan orang meratapi kepergiannya yang begitu cepat. Rose in the England Palace, mawar di istana Inggris. Gelombang kehilangan itu sangat terasa, hingga Elton John mengabadikan dalam sebuah lagu "The Candle in The Wind".
Diana Princess of Wales, nama aslinya Lady Diana Frances Spencer, lahir 1 Juli 1961 di Park House dekat Sandringham, Norfolk, Inggris. Dia merupakan putri termuda dari Viscount dan Viscontess Althorp. Orangtua Lady Diana menikah pada tahun 1954, tetapi berpisah 1967, dan resmi bercerai 1969. Beliau lahir dari keluarga broken home. Beliau pada awalnya adalah seorang gadis pemalu. Dia tidak begitu pintar di sekolahnya. Pada awalnya dia belajar dirumah ditutori seorang guru, hal ini berlangsung sampai usianya 9 tahun ketika itu dia dikirim ke Riddlesworth Hall di Norfolk. Dia suka sekali bercerita kalau sudah besar ingin menjadi penari atau Putri Wales. Dalam usia 16 tahun dia mengalami kebosanan belajar hingga drop out dari West Heath dan akhirnya dia dikirim ke Swiss untuk menyelesaikan belajarnya, Chateau d’Oex. Di sinipun beliau mengalami homesick (kejenuhan) dan akhirnya kembali ke Norfolk. Untuk sementara beliau bekerja sebagai cleaning woman, sampai akhirnya menjadi asisten guru tk.
Kehidupannya bagai kisah atau dongeng Cinderella. Lady Diana Frances Spencer menikah dalam usia 20 tahun dengan Pangeran Wales di Katedral St. Paul, 29 Juli 1981. Pernikahan yang disaksikan oleh 750 jutaan manusia di seluruh dunia melalui layar televisi dan dihadiri 2500 undangan. Dari hasil pernikahan itu terlahir dua pangeran ganteng yaitu, Pangeran William (lahir 1982) dan Pangeran Henry (atau Harry, lahir 1984). Setelah menikah secara otomatis beliau menjadi bagian dari kehidupan istana, kehidupan kenegaraan. Dalam bulan Oktober 1981 beliau menyertai Pangeran Charles dalam kunjungan kenegaraannya ke Wales selama tiga hari. Dalam tahun 1983 bersama-sama berkunjung ke Australia dan Selandia Baru. Kemudian juga berkunjung ke Italia pada tahun 1985, dilanjutkan ke negeri lain seperti Brazil, India, Canada, Nigeria, Kamerun, Indonesia, Spanyol, Perancis, Portugis, dan Jepang. Pada tahun 1992 berkunjung ke Korea Selatan. Oleh karena pesona kecantikan dan kebeliaan, menjadikan beliau Putri di hati rakyat, Putri yang diimaginasikan sebagai mawar. Begitu mudahnya beliau mengambil hati banyak orang tanpa membedakan agama, suku bangsa dan ras.
![]()
Sejak awal pernikahannya telah baanyak menghadapi banyak permasalahan. Tahun 1996 Lady Diana dan Charles bercerai. Pangeran Charles sering terlibat skandal dengan pacar lamanya. Pangeran Charles jarang pulang ke istana tepat waktunya. Oleh karenanya Lady Diana sering mencari kepuasan hidup bersama pria lain. Setelah beberapa pisah ranjang, akhirnya Lady Diana memilih jalan cerai. Setelah bercerai beliau masih dianggap keluarga istana. Dia berkali-kali terlibat affair dengan beberapa orang terkenal. Pernah dengan seorang militeris Inggris, seorang dokter dari Pakistan. Beliau sampai akhir hidupnya menjalin hubungan dengan putra pengusaha kaya dari Timur Tengah, keluarga Al Fayed, yakni Dodi Al Fayed. Menurut investigasi Lady Diana meninggal dalam keadaan hamil. Setelah bercerai dengan Pangeran Charles, beliau menjadi semakin aktif dalam kegiatan-kegiatan amal. Sepanjang hidupnya diabdikan untuk kegiatan sosial, menolong anak-anak, tuna wisma, para penderita AIDS. Sampai pada tanggal 31 Agustus 1997, beliau masih bisa tersenyum pada dunia. Kecelakaan mobil telah merenggut nyawa Lady Diana dan Dodi Al Fayed yang diduga telah atau akan menikah.
Begitu tahu isterinya meninggal di sebuah rumah sakit di Paris, Pangeran Charles terbang dari Skotlandia ke Paris untuk mendampingi jazad isterinya ke Inggris. Lady Diana dimakamkan di Westminster Abbey 6 September 1997. Prosesi pemakaman yang disaksikan dan didoakan oleh 2,5 milyar manusia di dunia dalam agama Islam, Kristen, Katolik dan sebagainya melalui televisi. Lebih dari satu juta masyarakat memenuhi jalanan yang akan digunakan dalam prosesi pemakaman Putri Diana. Selamat Jalan Putri Diana. Semoga Anda senantiasa dalam kedamaian di alam sana.
Elton John mengabadikannya dalam bentuk lagu, "Candle in The Wind" yang dinyanyikan dalam acara ceremonial sebelum pemakaman.(ekosuryanti@yahoo.co.id)
